Antisipasi Demo BBM, 300 Personil Polda Gorontalo Disiagakan

Rabu, 28 Maret 2012 | 0 komentar

 
Radar - Gorontalo | Sekitar 300 personil anggota Polisi Daerah (Polda) Gorontalo, disiapkan untuk mengamankan dan mengantisipasi setiap aksi demo menolak adanya rencana kenaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah per 1 April 2012 nanti.

Kabid Humas Polda Gorontalo, AKBP Lisma Dungio, Rabu, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan ratusan personil bak berasal dari Polda dan tentunya dibantu oleh anggota dari Polres se Gorontalo. "Kami berupaya untuk mengantisipasi adanya aksi demo untuk menolak kenaikkan BBM," Kata Lisma.

Dia menjelaskan, personil yang disiagakan tersebut, selain bertugas untuk pengamanan pada titik yang menjadi sasaran aksi seperti kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), juga kantor Gubernur maupun kepala daerah.

Selain itu kata Lisma, berbagai objek vital seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Bandara Djalaludin Gorontalo, akan menjadi titik berat pengaman dari personil Polda.

"Kami juga akan mengamankan berbagai objek vital yang ada di Gorontalo, yang kemungkinan menjadi sasaran para demonstran," Kata Lisma.

Dia menghimbau agar dalam melaksanakan aksi penolakan kenaikkan BBM, para pendemo tidak melakukan aksi anarkis, sebab hanya dapat merugikan masyarakat dan daerah Gorontalo sendiri.

Menurut dia, seluruh fasilitas umum merupakan milik rakyat, sebab anggarannya pembangunannya tentunya berasal dari uang rakyat, sehingga seluruh komponen wajib untuk menjaganya.

"Jika memang melakukan aksi penolakan, maka lakukan dengan tertib dan sesuai dengan prosedur dan jangan tertindak anarki," harap Lisma.
sumber : .com

Bupati Gorontalo Intens Evaluasi Kesiapan MTQ

Rabu, 21 Maret 2012 | 0 komentar

 
Radar - Gorontalo | Upaya pemerintah daerah Kabupaten Gorontalo untuk mensukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat propinsi tahun 2012 terus dimaksimalkan.

40 hari jelang pelaksanaan kegiatan yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 28 April mendatang akan dipusatkan di Sport Center Limboto. Seluruh satker di lingkungan pemerintah kabupaten Gorontalo dikerahkan untuk membersihkan dan mengecat lokasi sport center agar kelihatan jauh lebih indah.

Setiap saat kondisi kesiapan tempat pelaksanaan MTQ intens dikunjungi dan dilakukan evaluasi oleh Bupati Kabupaten Gorontalo David Bobihoe Akib seperti terlihat pada hari Senin (19/3). Hal ini dilakukan agar proses pembenahan dan perampungan cepat selesai.

Terkait dengan pembenahan ini Ketua LPTQ Yusuf Hida menyampaikan bahwa pemerintah daerah kabupaten Gorontalo tidak hanya mempersiapkan diri dari segi Qori dan Qoriah melalui pelatihan training center seperti beberapa waktu yang lalu. "Kami ingin sukses dalam segala hal, sukses pelaksanaan maupun sukses meraih juara," ungkap Yusuf.

Disamping itu, Yusuf menambahkan suasana kekeluargaan dan keakraban menjadi tujuan utama yang ingin dijalin melalui kegiatan ini, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. "Kami tidak ingin mengecewakan para peserta, kenyamanan dan keamanan harus diutamakan," tandasnya.
sumber : .com

Sungai Bulota Meluap, Wakil Bupati Tonny S. Junus Tinjau Langusng Lokasi

Jumat, 02 Maret 2012 | 0 komentar

 
Radar - Gorontalo | Hujan deras yang mengguyur Kota Limboto, Kabupaten Gorontalo berlangsung sejak pukul 13.30 Wita hingga 13.15 Wita, Jumat (2/3), yang menyebabkan Sungai Bulota meluap.

Imbas kejadian ini, sekitar 20 warga Kelurahan Hepuhulawa yang berada di bantaran Sungai Bulota terpaksa mengungsi. Ini karena rumah tempat tinggalnya hanyut terbawa arus deras dengan ketinggian mencapai 1,5 meter. Tercatat tiga unit rumah hanyut diterjang banjir bandang.

Air yang mengalir juga deras, dan tidak terduga. Bahkan, seorang ibu tersengat aliran listrik. Hal ini disebabkan air naik mencapai instalasi listrik.

Selain itu, tercatat dua anak laki‑laki dilarikan ke rumah sakit MM Dunda Limboto, karena berusaha lari menghindari terjangan arus sungai Bulota, sehingga mengalami luka-luka.

Beberapa korban yang rumahnya diterjang banjir bandang itu antara lain, Murtina Nani, Titin Molou dan Aco Said.

Pemkab Gorontalo pun langsung tanggap dengan bencana ini, dan langsung melakukan tindakan cepat menangani semua korban.

Terlihat dilokasi banjir Wakil Bupati Tonny S. Junus meninjau langsung lokasi kejadian sekaligus menginstruksikan seluruh SKPD terkait agat terjun langsung menangani para korban.

Hal itu terlihat dengan terus disalurkannya bantuan langsung dari pihak Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo seperti makanan siap saji bagi warga yang rumahnya terendam, dan beberapa bahan keperluan lainnya.

Selain kecelakaan dialami warga, banjir bandang itu merusak beberapa areal persawahan disekitaranya sekaligus meruntuhkan tanggul sungai di Kelurahan Hepuhulawa.

Dari pantauan, beberapa infrastruktur milik pemerintah diantaranya Polres Limboto dan juga Universitas Gorontalo terendam air yang mengakibatkan menghambat aktivitas yang ada.

"Tingginya curah hujan akhir‑akhir ini perlu kita sikapi dengan meningkatkan kewaspadaan, saya minta kepada warga yang tinggal dibantaran sungai untuk lebih waspada agar jangan sampai menjadi korban banjir bandang seperti ini," ungkap Wabup Tony Yunus.

Wabup juga menghimbau kepada masyarakat yang melakukan aktifitas bertani maupun berkebun di bantaran sungai Bulota untuk sementara menghentikan aktifitasnya.

Wakil Bupati Tonny Junus juga telah mengambil langkah tepat dengan mengintruksikan pengerahan beberapa alat berat untuk membersihkan sedimentasi dan gelondongan kayu yang menyumbat lancarnya air di jembatan kompleks Polres Limboto.
sumber : ttibunnews.com

Banjir, 3 Rumah Di Gorontalo Hanyut

| 0 komentar

 
Radar - Gorontalo | Tiga unit rumah semi permanen yang ada di Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo hanyut diterjang banjir bandang, sekitar pukul 16.00 Wita, Jumat (2/3/2012), akibat meluapnya sungai Bulota yang ada di daerah itu.

Selain itu, seorang warga terpaksa dilarikan ke rumah sakit setempat, akibat tersengat listrik karena hendak menyelamatkan harta benda yang ada dirumahnya, beruntung warga yang belum diketahui jelas identitasnya itu, masih bisa diselamatkan nyawanya.

Banjir yang menerjang wilayah Limboto itu, terjadi begitu tiba-tiba, karena air yang sangat deras memasuki wilayah pemukiman, dan membuat warga begitu panik karena ketinggian air yang mencapai atap rumah penduduk.

Lurah Hepuhulawa Mochtar Poputo, mengatakan, 3 unit rumah semi permanen yang hanyut bersama harta benda pemilik rumah, tak mampu diselamatkan akibat lokasi rumah yang sulit dijangkau dan berada di bantaran sungai Bulota.

Saat ini, pihak kelurahan sedang menenangkan para pemilik rumah yang m nangis histeris akibat rumahnya hanyut terbawa banjir.

"Kami belum bisa mendata jumlah pasti korban banjir, ataupun nilai kerugian materiil yang diderita warga, namun beruntung belum ada korban hanyut ataupun meninggal akibat terjangan banjir bandang ini," ungkap Mochtar.
sumber : .com
 
© Copyright 2010-2011 Gorontalo Today All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.